Kupu Tanpa Sayap
Sering, sesering cerita itu bersautan
Tanpa henti tanpa pula mati
Setiap huruf berjajar, rapi, membentuk pasukan paragraf
Cerita tentang ulat yang bukan siapa-siapa
Dengan ejekan pada setiap temunya
Menjadi kepompong, diam, tanpa sedikitpun bergerak
Tanpa sedikitpun berteriak, bahkan bisikpun tak nampak
Hingga kupu-kupu yang indah
Dengan sayap bermotif lurik
Cerita itu tak bertahan lama, kasihan
Sayapnya terlalu rapuh, gambaran mulai berpudaran
Dan hancurnya, tak akan kembali tumbuh mendarma
Semarang, 6 Desember 2019
Tanpa henti tanpa pula mati
Setiap huruf berjajar, rapi, membentuk pasukan paragraf
Cerita tentang ulat yang bukan siapa-siapa
Dengan ejekan pada setiap temunya
Menjadi kepompong, diam, tanpa sedikitpun bergerak
Tanpa sedikitpun berteriak, bahkan bisikpun tak nampak
Hingga kupu-kupu yang indah
Dengan sayap bermotif lurik
Cerita itu tak bertahan lama, kasihan
Sayapnya terlalu rapuh, gambaran mulai berpudaran
Dan hancurnya, tak akan kembali tumbuh mendarma
Semarang, 6 Desember 2019
Comments
Post a Comment