Kuatmu di Usia Renta
Keren...
Sosok renta itu masih saja tegar
Menyimpan semua jerih, perih serta semua yang dirasanya. Sesak!
Yang tadinya sempat meronta,
mengeluh kesana kemari hingga lupa siapa yang meranakkan
Sejujurnya dia hanya sendiri, sebatang kara di bawah langit yang luas
Tanpa ada cagak tanpa ada tonggak, sekedar menopang
Kini usia semakin renta, namun hatinya semakin kokoh
Dia tahu dia bisa, dia faham mengeluh tiada guna, jika bukan untuk sesiapa
Entah itu yang sebenarnya terjadi, atau gambarang yang bisa ternampak
Tapi itu suatu perubahan besar
Berubah dari suatu yang tanpa daya, lemah,
atau mungkin sok lemah untuk mengiba
Atau benar-benar lemah dan memanfaatkan kelemahannya!
Kini sudah bisa tegak
Berdiri diatas kaki keduanya yang dimiliki sedari kecil
Teruslah begitu hingga apa yang kau sebut kebahagiaan hadir
Semarang, 9 Desember 2019
Sosok renta itu masih saja tegar
Menyimpan semua jerih, perih serta semua yang dirasanya. Sesak!
Yang tadinya sempat meronta,
mengeluh kesana kemari hingga lupa siapa yang meranakkan
Sejujurnya dia hanya sendiri, sebatang kara di bawah langit yang luas
Tanpa ada cagak tanpa ada tonggak, sekedar menopang
Kini usia semakin renta, namun hatinya semakin kokoh
Dia tahu dia bisa, dia faham mengeluh tiada guna, jika bukan untuk sesiapa
Entah itu yang sebenarnya terjadi, atau gambarang yang bisa ternampak
Tapi itu suatu perubahan besar
Berubah dari suatu yang tanpa daya, lemah,
atau mungkin sok lemah untuk mengiba
Atau benar-benar lemah dan memanfaatkan kelemahannya!
Kini sudah bisa tegak
Berdiri diatas kaki keduanya yang dimiliki sedari kecil
Teruslah begitu hingga apa yang kau sebut kebahagiaan hadir
Semarang, 9 Desember 2019
Comments
Post a Comment