Posts

Showing posts from August, 2019

Jejak

Mungkin... Anganku terlalu tinggi Memuncak di ujung ekpetasi Angan yang selalu saja hilang Berbekas pada gubahan Pada lilitan antara prosa Juga bersemayam pada bait aksara Menyisakan sedikit kenang Tentang memori yang pernah lalu lalang ... Kini, maukah kau mengisi? Pada setiap baitku berpuisi Untuk kedepan , bermula sekarang Semarang, 29 Agustus 2019

Bayangan

Aku yang tak bisa melihat Membeda bayang, dan yang terlihat bayangan Semuanya serupa Aku yang tak bisa melihat Hanya terkadang, mereka tampak Meninggalkan jejak Melambai atau sekedar lewat Aku yang tak bisa melihat Buta ketika mata terbuka Buta ketika terjaga Mereka menyapa dari dunia yang berbeda Aku yang tak bisa melihat Hanya merasa, takut dan tertekan Hingga pada mimpi mereka tampakkan Di situ lah jelas gambaran Aku yang tak bisa melihat Gadis itu, sepundak rambut tergerai Dari sudut, mengintip ingin menerkam Kau kenapa? Mengawasi kami yang hanya menumpang Yang hanya sejenak datang

Batasan

Goblok! Lupakah kau membawa manusia? Kau lupa, raga tak sehebat angan Lelap masih kau butuhkan Jangan pula ego ditinggikan ... Malam suruh terjaga Siang bekerja, seakan romusa ... Manusiamu tumbang Sekarang tak bisa lagi bangkit, sekedar menyapa langit ... Akankah cara mengabdimu memutus logika??? Lagi, lagi, dan lagi? ... Manusiamu bukan hanya butuh saat ini Dia butuh esok Bukan untukmu saja Tapi yang menanti juga Semarang, 11 Agustus 2019

Bukan Janji

Seorang bapak sesekali mendogma Dengan apa yang dia punya Dengan pengalaman yang ada, dia bercerita 'Jangan pernah berjanji' Dikata manusia tak tahu esok, Dan Aku mengerti ... Jujur Sebuah tema lain yang diharuskan Jangan pernah berbalik! Jika ingin berkelit, menjadi sebuah masalah lain Berkelitlah! Buat kata yang baik Namun ingat, harus jujur! ... Jujur saja Aku punya sepaket cerita Cerita tentang mencari Dan berujung menemukan Tapi aku tak berjanji untuk mendapatkan ... Tetaplah ada Paling tidak untuk sekarang Esok dan lusa Atau Yakinkan aku untuk melupa jejak, Seraya tinggal Dan tak hilang Semarang, 11 Agustus 2019

Kontras

Semua menyeru tentang-Mu Malam ini, tak sunyi Suara tentang-Mu menggema, beradu Sedari jauh banyak bersautan Ya Jauh... Bukan disini Disini tetap saja sepi Tanpa lalu-lalang kehidupan Semua pintu telah tertutup, berkunci Sembari menunggu malam Menanti pagi Semarang, 11 Agustus 2019

Pemerhati

Aku tak suka dengan sesuatu yang tak kusuka Aku tak suka dengan sesuatu yang kubenci Tak penting memang, terutarakan Karena lebih suka terdiam Diam untuk mendengar Diam untuk melihat Diam untuk merasakan suatu kehadiran Dengan sedikit berkata Menepi disudut buta

Tersesat

Entah kemana angin ini telah membawa Hembusan abstraknya menuntun pergi, tanpa tujuan Menyusur jalan, persimpangan, serta perempatan Lurus, ketika rasa berkata lurus Berbelok, ketika mata yakin untuk berbelok Berhenti ketika tak tahu lagi untuk kembali Jauh... Entah dimana hasrat menculik Kini... Arah pun hilang

Kekacauan

Kata orang langit cerah, untuk sekarang Mataku melihatnya lain Gelap, sorot cahaya sedikit membentuk bercak Siangnya malam, malamnya siang Tak jauh berbeda di keduanya Saling menindih antara ada, Dan semua kemungkinan yang tak akan ada Kalut sudah kotak sadar yang biasa terpakai, Sisakan sedikit makna 'saya' dan kalender untuk lusa Semarang, 4 Agustus 2019

Penting Dimiliki: Apatis

Hujan turun tak memandang orang bebergian Tanpa permisi seenaknya turun, mengguyur Perlukah mengikuti jejaknya? Yang bertindak tinggal bertindak? Kadang sulit... Ketika tak enak dengan orang lain Tapi sebaliknya Mereka seenaknya dengan kita Mengatur setiap langkah Bahkan hingga sudut privasi Dan kebebasan diri Saya adalah saya!!! Bukan budak anda!!! Dan anda siapa? Seenaknya membatasi Boleh saja mengatur, menggurui Ketika ketika sudah berkontribusi Dan menjamin gaji Semarang, 3 Agustus 2019

Meragukan Tuhan

Pernah sekelebat berfikir Bukan tentang sebuah keadaan Namun tentang Tuhan, tentang pemberian Ragu... Satu konsep muncuat Ragu akan pemberian Tuhan Jika memang diberi Mengapa tak kunjung dapat mengendali? Darahku, seenaknya mengalir, lurus Tanpa mau kuperintah bergelombang Atau berombak Lantas, semua tentang 'aku' ini apa???

Detik Eksekusi

Tak ingat kah setahun ada banyak hari di sana? Banyak suka, penuh tawa Kini sehari saja Dalam momen pertama Menaiki podium Diantara banyak mata, mengawasi ingin menerkam Langsung lunglai begitu saja? Demam merajut penuhi pori, menyelimuti Lemah!!! Sudahlah, jalani saja Masalah nyaman, setelah tahu berkenalan Lihat saja nanti Jangan mundur, Atau lebih baik tidur, tanpa kembali bangun! Semarang, 01 Agustus 2019