Cerita Senja
Jingga menyerang, gerogoti birunya siang
Adanya yang sekilas, Kisahkan cerita
Pada singkat itu, pada peralihan petang itu
Datangmu
Memancu irama degup nadi
Di sini, darah lontarkan tarian melodi
Rasa yang terlalu fatamorgana
Bahagia atau kebimbangan yang terasa?
Bahagia karna kau ada
Bimbang logika menafsirkannya
Pandang yang menyudut itu
Dengan kelopak yang sedikit menciut
Manis itu terlihat
Maafkan, karna tanpa perijinan
Melalui cermin, mataku mencuri
Adanya yang sekilas, Kisahkan cerita
Pada singkat itu, pada peralihan petang itu
Datangmu
Memancu irama degup nadi
Di sini, darah lontarkan tarian melodi
Rasa yang terlalu fatamorgana
Bahagia atau kebimbangan yang terasa?
Bahagia karna kau ada
Bimbang logika menafsirkannya
Pandang yang menyudut itu
Dengan kelopak yang sedikit menciut
Manis itu terlihat
Maafkan, karna tanpa perijinan
Melalui cermin, mataku mencuri
Comments
Post a Comment