Salah menanti
Terbayang ketika itu
Aku terdiam, berdiri tegap berdiri.
Diam, diam dan tetap diam
Hati bertanya “kamu kenapa”
Aku tetap diam....
Logika seraya berkata
“ku menanti sesuatu”
Aku menanti senja
Aku akan diam Dan Terus menantinya dari pagi buta
Hati menimpali
Percuma, pergilah, kau lemah
Kelemahanmu tak sanggup akan hal itu
Kau harus beranjak, Jengan menanti
Senja bukan milikmu
Comments
Post a Comment