Semu

Bias hari itu, menjalar arungi dinding fatamorgana
Indah auranya melukiskan aurora, merajut angkasa
Kisah-kisah itu
Mencuat, lompati tiap putaran poros sudut pandang
Senyummu,
Tiba-tiba tergambar di retina
Jelas jatuh lalui lensa, terfokus
Terfokus, hingga begitu nampak
Kau ada,
Ada dan jelas menjelma
Ku ingin sapa
Kau tiba-tiba menghilang, sisakan sisi kehangatan
Nek, setelah lama pergimu
Kini kau kembali, dengan segala kenyataan semu
Di balik nisanmu yang hampir hancur itu
Ku terus, ingin kau tersenyum seperti kala kafanmu mulai melekat
Seperti pada saat, sebelum kau terbalut kubur

#semarang

Comments

Popular posts from this blog

Salah

Cerita Senja