Pilu Juangmu

Suara sunyi terus-menerus menyala
Hiasi kerlip redup malam gulita
Dengan rembulan terang
Namun tak nampak, awan angkuh menghalanginya

Ingatkan akan sang bapak bercerita
Yang biasa terbawa dengan nanar di pelupuk mata

Suatu cerita,
Di kala mudanya, yang menggaung sengsara
Dia merela tidur terselimut lapar
Pergi dengan hiasan baju usang
Tanpa gengsi, pergi ke kota mengasah rasa
Mengasah, dengan jerih payah
Demi membuang buah yang sepah
Menumbuhkan manis penuh berbuah

#semarang

Comments

Popular posts from this blog

Salah

Cerita Senja