Semisalnya Saat Nanti
Dik, mas titip kata untuk ibumu. Maaf kalau anaknya mau aku minta. Terlalu lancang memang, untuk meminta bahagia anaknya yang dipupuk sejak kecil, tinggal memetik ketika dewasanya. Dik, katakan ke ibumu, mas akan berusaha untuk membahagiakanmu. Iya usaha! Bilangkan juga, kalau mas manusia biasa yang kadang keluar khilafnya. Bicarakan juga yang baik, minta ibumu untuk memarahi mas, ketika tak sengaja membuat matamu mengeluarkan air mata, membuat raut wajahmu masam, membuat retakan pada bedakmu yang tebal. Dik, tolong ya sampaikan pesan mas.
Oh iya, ini latihanku jika kamu benar-benar sudah ketemu dik. Iya kamu, dimasa depanku. Masa depan yang masih abu-abu. Tapi percayalah dik, aku tidak buta warna, yang hanya bisa melihat monokrom warna. Aku akan berusaha buat warna, seproporsionalnya.
Comments
Post a Comment