Bait Perpisahan
Dari sedikit demi sedikit cerita
Yang dituang kedalam gelas pengikat
Mengurung semua perbedaan persepsi
Mengharuskan semua kepala saling memahami
Diaduk terus diaduk
Agar semua yang berbeda, menyatu
Menjadi kesatuan rasa, tanpa beda
Se-iya sekata seriring serta sejalan
Hari demi hari, sepah telah dinikmati
Kelebihan dan kekurangan saling dileburkan, memunculkan rasa baru
Disesap sedikit demi sedikit
Agar pahit tak langsung merasuki
Dan terus dapat dinikmati
Cerita beberapa hari yang lalu, dan kini berlalu
Semua itu tinggal residu yang mengendap
Semua rasa yang tak bisa diulang kembali
Seberapa pun kehangatan temu berusaha menyeduh,
Kembalinya, tak kan mampu
Tapi yakinlah,
residu itu masih menyimpan wangi setiap memori
Yang nanti akan hanya bisa diceritakan
Dalam kembalinya pertemuan
Pada waktu yang entah kapan
Posko 78 Desa Rembes, Kec. Bringin, Kab. Semarang
KKN UIN WS, 20 November 2019
Malam Kepergian Untuk Kembali
Yang dituang kedalam gelas pengikat
Mengurung semua perbedaan persepsi
Mengharuskan semua kepala saling memahami
Diaduk terus diaduk
Agar semua yang berbeda, menyatu
Menjadi kesatuan rasa, tanpa beda
Se-iya sekata seriring serta sejalan
Hari demi hari, sepah telah dinikmati
Kelebihan dan kekurangan saling dileburkan, memunculkan rasa baru
Disesap sedikit demi sedikit
Agar pahit tak langsung merasuki
Dan terus dapat dinikmati
Cerita beberapa hari yang lalu, dan kini berlalu
Semua itu tinggal residu yang mengendap
Semua rasa yang tak bisa diulang kembali
Seberapa pun kehangatan temu berusaha menyeduh,
Kembalinya, tak kan mampu
Tapi yakinlah,
residu itu masih menyimpan wangi setiap memori
Yang nanti akan hanya bisa diceritakan
Dalam kembalinya pertemuan
Pada waktu yang entah kapan
Posko 78 Desa Rembes, Kec. Bringin, Kab. Semarang
KKN UIN WS, 20 November 2019
Malam Kepergian Untuk Kembali
Comments
Post a Comment